Rabu, Agustus 19, 2009

Ngorok pada Bayi



Ngorok...hihihi, mengenai hal ini, Kalila tuliskan kembali nih dari Catatan Ayah :

Ngorok, Umumnya hal ini dialami oleh orang dewasa, dan sering membuat orang-orang sekitar merasa terganggu dengan suara ngorok tersebut, orang yang mengalaminya pun terkadang menjadi rendah diri karenanya.
Ternyata, ngorok pun dapat dialami oleh anak-anak, bahkan bayi pun bisa mengalami hal ini. Seperti yang terjadi dan dialami oleh Kalila.
Sejak usia satu minggu, Kalila sering mengeluarkan suara-suara mirip orang ngorok bahkan diselingi suara terengah-engah mirip penderita asma. Hal ini tentu saja membuat Ayah dan Bunda khawatir. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa hal ini adalah kejadian biasa dan lumrah dialami oleh bayi. Seperti yang dikemukakan oleh beberapa kawan saya,Zufron misalnya," Anak gue juga dulu ngorok begitu, tapi setelah agak gede gue ajak terapi uap dan hasilnya sekarang udah sembuh total". Lain pula yang dikemukakan oleh para tetangga di rumah, mereka bilang "entar juga hilang dengan sendirinya, apalagi kalo tidurnya miring". Ada pendapat menyatakan bahwa hal tersebut dikarenakan tidak bersihnya saluran-saluran yang seharusnya dibersihkan sesaat setelah persalinan. Tetapi beberapa dokter spesialis anak menampik hal tersebut, meskipun tidak menjelaskan dengan detail penyebab ngorok yang terjadi pada bayi, khususnya pada Kalila.
Kami sempat menanyakan perihal ngorok yang dialami oleh Kalila kepada dokter spesialis anak tempat kami biasa memeriksakan kesehatan Kalila, dr Hanna, SpA. Beliau menyarankan agar Kalila dimiringkan posisinya saat tidur untuk mengurangi ngorok-nya.Beberapa waktu lalu, saat pemeriksaan berikutnya kami adukan bahwa ngoroknya belum juga hilang. Kemudian beliau pun mengatakan kemungkinan alergi yang dialami oleh Kalila, serta memberikan kami obat anti alergi. Melihat kondisi Kalila yang masih bayi, kami memutuskan untuk tidak segera memberikan obat tersebut dan mencari pendapat dari dokter lain sehubungan dengan ngorok Kalila dengan tidak meremehkan pendapat dari dokter Hanna. Kami mendapat pendapat dari dr Silayana mengenai ngorok Kalila yang menurut beliau pun adalah hal yang masih aman bagi Kalila. Beliau menyatakan bahwa ngorok yang dialami oleh Kalila akan hilang dengan sendirinya, dan tidak ada gangguan kesehatan yang berhubungan dengan ngorok tersebut. Terlebih dengan kenyataan pertambahan pertumbuhan berat badan Kalila yang mencapai 1,4 kg sejak kelahirannya sebulan yang lalu. Hari ini, kami kembali mencoba menyakinkan diri kami perihal kesehatan Kalila dengan mengunjungi dokter spesialis anak di dekat rumah yang katanya cukup terkenal dan bertangan dingin dalam menangani masalah kesehatan anak, dr Arief Nasution,SpA. Ternyata, hasil yang sama pun kami dapatkan. Ngorok pada bayi,Khususnya Kalila adalah suatu hal yang wajar dan akan hilang seiring perjalanan waktu. Hal tersebut tidak mengganggu kesehatan Kalila. Ngorok pada Kalila akan menjadi suatu hal yang akan paling diperhatikan seandainya terjadi pertumbuhan yang terhambat dalam masa-masa pertumbuhannya sekarang ini.

* Artikel ini dibuat dengan tidak mengurangi rasa hormat dan kepercayaan kami kepada para dokter yang telah merawat dan menangani Kalila, terima kasih atas saran dan penanganan terbaik pada Kalila anak kami.

0 komentar on "Ngorok pada Bayi"

Poskan Komentar

Tamu Kalila saat ini

Daftar tamu

Chatting bareng Kalila


ShoutMix chat widget
 

Kalila Salsabila Syawal